Tapi Adolf belum mempersilakan aku keluar ruangan. Mataku tertumbuk pada sebuah iklan satu kolom yang cukup mencolok.“Dicari, gadis berusia 17 sampai 25 tahun. Bokep Viral Sekarang coba buka baju kamu semuanya.”
Wah! Jangan!” Aku memberontak-berontak sebisa-bisanya. Ia semakin melotot melihat bagian kemaluanku yang ditumbuhi oleh rambut-rambut halus yang masih tipis. Pose yang pertama, aku disuruh berbaring tertelentang dengan pose memanjang di atas ranjang, dengan membuka pahaku lebar-lebar, sehingga menampakkan kemaluanku dengan jelas. Pasti mereka juga adalah pelamar sepertiku. Kucari tempat duduk yang kosong setelah sebelumnya mendaftarkan diriku di meja pendaftaran.Gila, hampir semua tempat duduk terisi. Kusilangkan tanganku di dada menutupi payudaraku.“Han, masak kamu balik badan begitu. Pose yang pertama, aku disuruh berbaring tertelentang dengan pose memanjang di atas ranjang, dengan membuka pahaku lebar-lebar, sehingga menampakkan kemaluanku dengan jelas. Tapi apa daya, Adolf lebih kuat. Batinku. Segera kukenakan pakaianku kembali dan bergegas ke luar ruangan. Cempaka Putih **** (edited), Jakarta Pusat.”“Aku bisa diterima apa nggak ya?” Aku bertanya dalam hati. Ya ampun, ternyata ia adalah cewek Indo yang tadi duduk di sampingku di ruang tunggu. Udara terasa segar setelah Jakarta diguyur hujan deras semalaman.















