Dia menikmati sajian makan malam tanpa banyak bicara, Aqu juga menanyakan apa saja yg dibicarakannya dgn Su’eng. Bokepviral Aqu menyedot gagang Mas Berto semampuku, kulihat Mas Berto begitu bergairah, sesekali matanya terpejam menahan nikmat yg kuberikan kepadanya.Mas Berto kemudian membalas, dgn meremas-remas kedua buah dadaqu yg cukup menantang, 36B. Kemudian sesudah lama berbicang-bincang ia menawarkan sebuah jalan keluar kepadaqu untuk melunasi hutang-hutangku dgn sebuah syarat”, ucap Mas Berto.“Apa syaratnya, Mas?” tanyaqu penasaran.“Ternyata dia menyukaimu, dia minta izinku supaya kamu bisa menemani dia semalam saja”, ucap Mas Berto dgn pelan dan tertahan.Aqu seperti disambar petir saat itu, aqu tahu arti ‘menemani’ selama semalam. Selama ini aqu tak pernah melihatnya sampai seperti ini. Tetapi belakangan ini dia selalu pulang terlambat. Dia menikmati sajian makan malam tanpa banyak bicara, Aqu juga menanyakan apa saja yg dibicarakannya dgn Su’eng. Begitu melihat Su’eng, Mas Berto terlihat lemas. Menurut saya, sayg sekali bunga yg indah cuma dipajang di rumah saja” ucap Su’eng.Aqu makin kaku hati mendengar ucapan rayuan-rayuan gombalnya itu, Tetapi aqu mencoba menahan diri, kerana aku menyadari Mas Berto berutang uang kepadanya.















