Dia mengalihkan pandangannya ke arah lain saat melihat bingkai foto di bufet sebelah ranjangnya yang berisi foto studionya bersama Frans, pacarnya. Tahu apa yang harus dilakukan, Sherin meraih batang itu dan menjilatinya.“Uuuhh…enak…enak…seret banget !” ceracau Pak Irfan sambil menggenjot Sherin.Pria itu memaju-mundurkan pinggulnya sambil tangannya memegangi pergelangan kaki gadis itu. Bokepviral “Hei…omong apa tadi ?! Ruang itu berukuran sedang dengan dilapisi karpet kelabu, beberapa peralatan fitness tersedia disana seperti treadmill, training bike, perangkat multi gym, hingga yang kecil-kecil seperti abdomenizer dan barbel. Sebuah senyum mesum tergurat pada wajah tuanya, sepertinya dia senang sekali berhasil menaklukkan nona majikannya seperti ini. Kisah ini terjadi sekitar tiga bulan setelah Sherin mengalami mimpi buruknya dengan Imron, si penjaga kampus bejat itu. Setelah mengikat rambutnya ke belakang, dia segera turun ke bawah menuju ruang fitness di belakang rumah. Kamar itu hening selama beberapa menit, yang terdengar hanya dengusan nafas kelelahan. “Tapi jangan kasar-kasar Pak” kata gadis itu. Akhirnya pria tua itu duduk berselonjor di lantai dengan nafas ngos-ngosan. Pak Udin sendiri hanya tertawa-tawa melihat reaksi nona majikannya itu.Di kamar Sherin menyetel cd-playernya keras-keras sambil menyalakan sebatang rokok untuk melampiaskan kekesalan pada tukang kebunnya yang brengsek itu.















