Agak gontai aku menuju mobilku. Kok ditinggal?” aku berusaha membelokkan pembicaraan. Bokep terbaru Aku bimbing dia agar tangannya bertumpu ke dinding. Ah, banyak pilihan. Lidahku bermain menjilati lubang anal dan melata hingga kelentitnya. Dia sangat histeris. Nampak mobil-mobil mewah berderet-deret memenuhi jalanan. Mungkin dia mencari-cari aku. Soalnya saya baru sadar…”
Sengaja aku nggak selesaikan kata-kataku. Kubiarkan kehausan Norma melahap aku dengan buas dan liarnya. Tahu-tahu tangannya cepat meraih dan mencubit lenganku. Tanpa ragu aku gandeng Norma untuk menuju ke belakang tumpukkan karangan bunga itu. “Kok jadi bengong sih, Mas? Dia reguk cairan birahiku yang terus mengalir keluar. Dengan gaun pesta berwarna gelap yang terbuka bahunya kecuali tali kecil yang menahan agar tidak merosot menampilkan betapa bersih dan mulus kulitnya. Kulihat di pojok dekat karangan bunga yang menggunung nampak kursi dan meja kosong dengan lampunya yang tak terlampau mencolok. Kulihat bunga-bunga itu disusun 2 tingkat ke atas dan bersandar pada dinding sehingga terjadi celah segi tiga yang cukup longgar untuk bisa aku masuk ke sana. Sesudah antre untuk bersalaman dengan pengantin dan orang tuanya aku langsung tenggelam pada hidangan yang aku pandang ’super mewah’ ini. Nampak tenda purih bersih penuh bunga dan pita menjadi pusat orientasi para tamu. Yang menonjol adalah kiriman bunga.















