Aku pun sampai di depan pintu kamar Candra. Pikirku daripada Candra nekad mengupload video itu, lebih baik aku menurutinya saja. Bokep terbaru ‘Sini donk’, isi sms itu. Mungkin hanya terlelap sekitar tiga puluh menit, aku terkaget karena Candra masih belum selesai menyetbuhiku, dan saking kagetnya ada sosok seorang pria yang berdiri di samping sambil menonton.“Apa-apaan ini?”, tanyaku ke Candra. Tubuh ku lelah terus-terusan digenjot Candra yang sedari tadi belum berejakulasi. Aku mencoba tenang, lalu ku balas smsnya lagi, ‘Mau kamu apa sich?’. Sudah masuk ke menit tiga puluh, tampaknya Chandra sudah mulai masuk ke klimaks, ia tampak menggigit bibir atasnya, tangan satunya tetap memegang hp untuk menyorotiku namun satu tangannya sudah mencengkram kepalaku, ia kemudian mengejang, dan akhirnya ia berejakulasi dengan posisi penianya masih tertancap di mulutku.Aku tidak bisa melepasnya, tangannya mencengkram kuat kepalaku, hingga seluruh spermanya memenuhi mulutku, amis, aku sangat jijik, terasa mual ketika Chandra memaksaku untuk menelan semua sperma yang ia semprotkan itu.Perlahan ku rasakan penisnya mulai melemah. Aku segera balik ke kamar dan mandi. Dan tampak dia sudah tidak tahan, ia kemudian menjambak rambutku dan menarik kepalaku hingga mengentuhkan wajahku ke penisnya. Aku sedikit ogah untuk membukanya, namun kembali terbesit ancaman Chandra yang akan mengupload videoku, aku pun terpaksa melihat sms itu.















