Mata Fenty selalu mencuri pandang ke paha dan selangkangan Papanya. Bokep terbaru Dengan sedikit desakan, kontol Papanya perlahan masuk ke memek Fenty. Kembali dilumat bibir Fenty dengan agak panas. Fenty menatap mata Papanya lalu melepas kancing kemeja Papanya satu demi satu.“Biar Papa buka sendiri biar cepat. Dibalasnya ciuman Fenty dengan hangat pula.“Mm…” suara Fenty terdengar pelan.Papa Fenty bangkit lalu duduk berhadapan dengan Fenty. Sebetulnya Fenty sudah mengerti apa yang sedang terjadi di kamar orang tuanya. Fenty tidak minta apa-apa kok, Pa…” bisik Fenty lagi manja.“Fenty hanya mau bilang kalau Fenty sayang Papa,” kata Fenty sambil mencium pipi Papanya.Papanya diam sambil tersenyum sambil tanganya memegang tangan Fenty yang sedang memeluk dirinya dari belakang.“Tumben kamu manja begini,” kata Papanya sambil menoleh dan menatap Fenty lama.Fenty tersenyum lalu mencium pipi Papanya lagi berkali-kali. Sambil tetap berciuman diremasnya pelan kontol Papanya. Fenty lalu berdiri sambil tersenyum.“Fenty pengen, Pa..” pinta Fenty berbisik.“Tidak bisa sekarang sayang,” kata Papanya sambil membetulkan celananya.“Kapan, Pa?” kata Fenty sambil memeluk dan mengecup bibir Papanya.“Kamu pulang kuliah jam berapa?” tanya Papanya.“Jam 11, Pa…”“Kalau begitu Papa jemput kamu di kampus jam 12 untuk makan siang, lalu kita cari tempat…” kata Papanya sambil tersenyum.“Iya, Pa…” kata Fenty sambil tersenyum pula.“Kasih tahu pacar kamu untuk tidak jemput, ya?” kata Papanya.















