Dan benar seperti apa yang dikata lelaki gempal itu, penis bengkoknya terasa menusuk jauh lebih dalam. “Bentar Mas… Sodok dikit lagiii…. Bokep jepang Hehehe… ” Sahut Kirun. Rasain…”
“Terus masss.. Sepertinya gelombang orgasmenya akan segera datang. Toh dia nggak bakalan melarang….” Kata Pak Usep santai sambil meneruskan menyetubuhi mulut Citra dalam-dalam.” Uhh…. ”Mendengar kalimat Pak Usep, Citra mendadak ingat dengan taruhannya barusan. “Aku pejuhin muka kamu ya Neng…?” Tanya Diki dan Kirun yang juga ada didekat kepala Citra.“Iya Mas… Kita keluar bareng…” Kata Citra kepada ketiga lelaki yang mengerubuti wajahnya. Aku keluaaar Nneeengg… Aku keluaarrr OOuuuuhh….” Kata Diki yang tiba-tiba menghujamkan pinggulnya keras-keras. Uh uh… Rasain kontolku Sayang… Uuuuhhhhhh…” Kata Pak Usep semasuknya kepala penis besarnya ke gerbang vagina Citra, langsung melesakkan kuat-kuat hingga mentok sampai ke pangkal, “Ayo kita lanjutkan pendakian birahimu Sayang… Hakhakhak….”
“Aaarrrggghhh…. Wong ini enak kok.. Khan masih ada pejuhku disitu… Masa masih sempit juga….Harusnya khan udah licin….?”
“Eeeh iya yaaa…? Hahaha….” Kata Kirun yang kemudian melumat jemari kaki Citra. ” Kata Diki yang buru-buru mencabut penisnya dari vagina Citra lalu memperlihatkan kepala penisnya yang sudah memerah dan berkedut-kedut. Memapahnya pelan sambil terus merangkul tubuh ramping Citra. ”Mendengar kalimat Pak Usep, Citra mendadak ingat dengan taruhannya barusan. Ga pernah ngasih enak… Uhuk…Uhuk…”
“Hehehe… Yah… Namanya juga khilaf Neng… Jadinya ya gini… Monrot mulu…















