Kenapa baru sekarang pula kutahu betapa nikmatnya menyaksikan matamu yang berbinar-binar karena perhatianku? Bokep Viral Lalu segera kuambil sandal jepit kumal yang tertindih sepatu indah itu. Aku terlonjak, lantas menyelinap ke tembok samping. Aku terlalu sibuk memperhatikan kekurangan-kekurangan isteriku, padahal di balik semua itu begitu banyak kelebihanmu, wahai Maryamku. Hati ini menjadi luruh. Lalu segera kuambil sandal jepit kumal yang tertindih sepatu indah itu. Abi tak tahan kalau makan terus menerus seperti ini!” Jawabku masih dengan nada tinggi.Mendengar ucapanku yang bernada emosi, kulihat isteriku menundukkan kepala dalam-dalam. Diam-diam hatiku kembali dirayapi perasaan berdosa karena selama ini kurang memperhatikan isteri.Ya, aku baru sadar, bahwa semenjak menikah belum pernah membelikan sepotong baju pun untuknya. “Alhamdulillah, jazakallahu…,” ucapnya dengan suara mendalam dan penuh ketulusan.Ah, Maryamku, lagi-lagi hatiku terenyuh melihat polahmu. Ternyata kenyataan tak sesuai dengan apa yang kuimpikan. Entah kenapa hati ini tiba-tiba saja menjadi rindu padanya. Kuperhatikan sepatu yang berjumlah delapan pasang itu satu persatu. Selalu saja, kalau tak keasinan, kemanisan, kalau tak keaseman, ya kepedesan!” Ya, aku tak bisa menahan emosi untuk tak menggerutu.“Sabar Bi, Rasulullah juga sabar terhadap masakan Aisyah dan Khodijah. Duh, betapa tidak gemas, dalam keadaan lapar memuncak seperti ini, makanan yang tersedia tak ada yang memuaskan lidah. Selama ini aku terlalu sibuk mengurus orang lain, sedang isteriku tak pernah kuurusi.















