Ulasan thriller Tante Echa Toket Gede Live 1 ini mengukur suspense, petunjuk, dan tempo investigasi. Bokep indo Plus: twist tepat sasaran, skor musik bikin tegang. Minus: logika kasus kadang tipis. Tetap intense buat malam maraton. Siap ikuti misterinya?
Kemudian nampak seraut wajah cantik melongok kamarku.“306?”
“Masuk aja Mbak…”
Wanita cantik berumur sekitar 28 itu masuk. Menjelang jam dua belas, sudah empat lagu kunyanyikan bergantian dengan pengunjung lainnya. Frank orangnya gempal tapi funky, terkenal jago ‘cari’ cewek kepulauan di kalangan senior. Hal ini diperkuat ketika pada malam terakhir (hari kelima) Yuni semakin berani mencari kesempatan ngobrol berdua denganku. Sementara aku hanyalah ampas bila dibandingkan mereka bertiga pada saat itu.Malam kedua setelah last landing, Om Frank kutemui sedang ngobrol dengan petugas restaurant hotel Ambon Manise, sembari menunggu ketiga anak buahnya makan malam bersama.Lima menit kemudian kedua rekan lainnya menyusul kami. “Sabar Jul..”, begitulah kira-kira kata hatiku.Sekitar dua menit kemudian darahku sudah mengalir lebih tenang. “Katanya, dia tertarik kaos kamu, dia nanya itu kaos joger apa bukan..”
Memang, kebetulan aku memakai kaos joger hijau tua bertuliskan: “Ma’af anu saya cuma ‘L’ “
“Cakep nggak Lex? Tergoda juga sih.., but prinsip is prinsip.Kini Yuni di depan mataku, tinggal sontok dan tanpa tawar lagi namun keberuntungan masih di pihakku. Dengan gemas kukulum clitorisnya. Eh, dasar sudah kebelet kali, Yuni menyambut tantanganku, setelah menutup telepon, dia mengetuk pintu kamarku.















