Lalu lanjutnya, “Senyum dong, jangan ditekuk gitu mukanya. Bokep live Ada tulisan: dilarang duduk?” sahutku bercanda.“Aku nitip tas yah, mau pesen makanan sebentar.” serunya sambil berlalu meninggalkanku.Tak lama kemudian ia pun kembali sambil membawa sebuah nampan berisi pesanannya. Dan diantara banyaknya kupu-kupu yang mengelilingiku ada satu Ratu kupu-kupu yang selalu berada di sampingku, dia begitu posesif menjaga diriku dari kupu- kupu lain yang ingin hinggap di tangkai mawarku.Ratu kupu-kupu tersebut tak lain dan tak bukan adalah Anita Kusumaningsih, dia selalu ada di sampingku, di manapun dan kapan pun aku berada. “Arrrggghhh…” erangku.Aku yang sudah tidak tahan karena merasa sebentar lagi akan klimaks segera mencabut penisku. Wanita mana coba yang tidak tergoda pesonaku?” seruku saat melihat bayangan diriku yang super kece.Dengan percaya diri aku pun turun dari mobil dan melangkah menyusuri lorong kampus. Hasss… Tauk, ah gelap di pikir entar aja deh. Masak aku yang mandi yang puas orang lain.”“Braammmmm..” geramnya.“Apa sih Nit? walaupun tidak bisa memacari mereka, setidaknya bisa mendapat lirikannya.Kalau sudah punya wajah pas-pasan, otak tetap pentium dua, penampilan awut-awutan, badan bau apek, yeah apa yang bisa diandalkan?















