Aku mau mandi dulu yah,” katanya.“Ntar keburu kedinginan, sekarang aja mulai terasa nih udaranya,” sahutnya lagi.“Kalau begitu kita sekalian aja mandi bareng,” godaku.“Boleh.. Bokep Viral Aku lulus..,” teriaknya sembari memeluk aku.Yang aku sambut dengan mengulurkan tangan dan mendekapnya erat.“Syukur deh.. Siang itu suasana di salah satu SMU negeri di Denpasar sangat hiruk-pikuk oleh ramainya pengumuman bagi siswa kelas 3 yang akan mengakhiri hari terakhir mereka di sekolah tercinta. Siapa takut..” tantangnya kemudian.Dengan berlari kecil aku mengejar Udiyani yang sudah sampai di depan kamar mandi. Tangan Udiyani memeluk pinggangku erat, sesekali dia mencumbu belakang telingaku mesra.Tanpa terasa penisku yang berlapiskan celana jeans biru kesukaanku bergerak pelan, menandakan gejolak kelakianku mulai tergoda dengan adanya cumbuan-cumbuan Udiyani yang lembut.Perjalanan ke Kintamani melewati jalan yang berkelok-kelok, dikanan jalan ada pemandangan danau bedugul yang sangat indah dengan airnya yang jernih, tapi sayang sore itu udaranya agak berkabut, sehingga mengganggu jarak pandang kita.Aku dan Udiyani memutuskan untuk berhenti sesaat, sambil menikmati udara sore itu di Sebuah cafe kecil di tepian jalan yang pemandangannya langsung menghadap ke Danau Bedugul. Siapa takut..” tantangnya kemudian.Dengan berlari kecil aku mengejar Udiyani yang sudah sampai di depan kamar mandi. Sembari menunggu airnya penuh, aku jongkok di depannya yang lagi duduk sembari menaikkan salah satu kakinya di pinggiran bathtub.










