Karena bahan yang kami kerjakan ini keesokan harinya akan dipakai oleh Kepala dinas, sebagai bahan meeting bulanan bersama para kepala dinas lainnya.“Aduh teh, maaf aku buat teteh ikut lembur juga bantuin aku.”“Ia gpp Fa, salah teteh juga nggak disiplin diri.”“Aduh teh aku jadi nggak enak, kan Aldi pasti nunggu ini udah jam 6 loh.”“Ow ia yah, aduh gimana yah.” aku yang baru sadar kalau pembantuku tadi minta ijin pulang duluan karena ada urusan keluarga.“Ya udah teh, tinggalin aja biar Ifa yang kerjain sisanya nanti teteh bawa ini aja sebagian buat besok di kasi ke pak kepala.” ucap Ifa padaku yang sibuk mengecek HP menelpon ke rumahku sendiri.“Assalamualaikum.. Bokepviral Entah sejak kapan? aku bisa teriak loh..”“Udahlah bu jangan ngelawan, ibu sendirikan yang minta diluar, lagian kalau mau teriak harusnya udah dari tadi.. Bukannya tadi sudah pulang?” tanya pria yang masih belum bisa aku lihat wajahnya itu.“Arrrggggggghhhttt….”Tiba-tiba terdengar erangan dan lenguhan suara di depan kami, sebuah suara yang keluar dari bibir mungil Ifa. ayok keburu jam makan siang selesai nih”Aku Ruri Tiansyah dan juga Ifa Sartika kemudian melangkahkan kaki kami menuju sebuah kantin dekat dengan kantor pemerintahan tempat dimana kami berkerja untuk menyantap makan siang kami.“Ehh teh, gimana kabar Aldi, nggak apa-apa dia sendirian sama pembantu di rumah.”“Nggak kok..















