Aku memeluk Evan lalu berguling. Satpam itu terlihat sangat menikmatinya, namun tiba-tiba aku berteriak “Van gas sekarang!!”, Evan dengan panik langsung menginjak gas dan pergi dari situ.Lalu Evan dan aku tertawa-tawa heboh, “Gila ya lo da, gw ga nyangka lo seliar itu” kata Evan, aku tersenyum menggoda, merapatkan tubuhku yang payudaranya masih mencuat keluar, dan berkata “Mau yang lebih liar..”
Evan lalu mempercepat laju mobilnya, namun tiba-tiba di tengah perjalanan dia bertanya “Da, maaf nih ya, tp lo cewe bayaran?” katanya pelan. Bokep live Tapi kejadian itu tak berlangsung lama, hanya sekitar 5 detik-an dan aku berbalik badan melempar bola basket itu. Evan menjilat vaginaku pelan, aku langsung mengejang, ini pertama kali aku dijilat di vagina. Namun perlahan tapi pasti Evan malah mendekatiku.Evan mencoba memanggil namaku, nampaknya ingin membangunkan atau hanya ingin mengecek saja. Aku duduk di pojok, di depanku 2 orang bapak-bapak itu, aku duduk agak menyamping, namun tmp duduk mikrolet itu terlalu pendek. Latihan cheers tadi menguras keringatku jadi seluruh tubuhku basah. “Lo yakin Da mau pakai baju itu?” kata Evan berusaha meyakinkan diri, “iya emangnya kenapa..” jawabku cuek.Haha..baju itu sudah tidak lagi menutupi apa-apa, kaos itu berdada V rendah berwarna putih polos, bahannya sangat tipis karena itu kaos untuk latihan, sehingga tidak membuat badan panas.















