Pakaian yang melekat di tubuhnya bukan lagi seragam sopir taksi seperti dulu, melainkan sebuah kaos berkerah merek ternama dan ponsel yang dipakainya bukan lagi barang seken atau murahan lagi, melainkan keluaran terbaru yang masih mulus.Hasil kerja keras, pengalaman dan tabungannya selama ini telah mengubah nasibnya, kini ia telah memiliki sebuah perusahaan travel yang sangat berkembang, bahkan telah membuka cabang di kota lain. Ia menghirup rokoknya dalam-dalam. Bokep indo Saya berjanji akan membahagiakan kamu.”Ayu menggigit bibir. betapa cantiknya kamu Ayu!” kata Faried dalam hatinyaTiba-tiba Ayu berhenti melakukan oral seksnya. Ayu mendesah nikmat. Ayu membayar cukup mahal untuk tugas tersebut dan Faried menerima itu sebagai bagian tak terpisahkan dari harkat ‘ke-supir taksi-an’ nya. Sebagian dirinya serasa hilang bersama wanita itu. Kamu seharusnya hidup lebih layak, terhormat dan bernilai. Hanya kepalanya terangguk-angguk pelan menikmati lagu melankolis ‘When A Man Loves A Woman’-nya Michael Bolton yang mengalun dari radio di tape mobil Faried.“Omong-omong…Abang sudah punya pacar atau udah berkeluarga?” tanyanya tiba-tiba.Kontan Faried gelagapan dan agak kehilangan konsentrasi mengemudi.“Saya sih udah cerai Mbak” ia menjawab tersipu, “ya waktu masih di kampung dulu sampai sekarang yah ginilah, masih sendiri”Sebuah jawaban yang jujur terlontar dari mulut si sopir itu.















