Pelan-pelan sayang…. Toiletnya dimana ya….?” Tanya Citra dengan senyum genit kearah Yadi sambil mencoba membetulkan dressnya yang terkena cipratan sperma Muklis, “Aku mau cuci-cuci memek… Eeh… Muka dulu…..” Tambah Citra dengan nada menggoda.“Ngggg GLUP…. Bokep india Mendadak. Tahan bentaran Klis… Buang dibool Mbak aja…. ” Jelas Citra, ” Khan isinya asi…. Istri bandel khan udah biasa yaaa… Hekhekhek….”“Eh… Iya pak….”Mendadak, ditengah percakapan Citra, Marwan dan Pak Poniran, Citra dikejutkan oleh sesuatu yang mengalir turun ke kaki mulus Citra. Dressnya diturunin aja…” Tambah Muklis sambil mempelorotkan dress kemben Citra. Muklisss…” Bingung Citra panik.“Ayoooo… Ini gigit… Katanya berani….” Goda Muklis sambil menepuk-tepukkan penisnya yang mulai ereksi kepaha kakak iparnya.“Adek ipar gila… Ini khan ditempat umum Kliss….” Kata Citra yang buru-buru memeriksa kondisi sekitar.“Hehehe… Ayolah Mbak… Kita ngentot ditempat umum yuuukkk… ”“Apaan sih….” Jawab Citra malu-malu karena tatapan Yadi yang sedari tadi tak henti-hentinya tertuju padanya.“Ayolah Mbaaak…. Ia hafal, jika Marwan sudah menampakkan wajah seperti itu, berarti ada sesuatu hal penting yang akan dibicarakan.“Nanti sehabis kamu dari toilet….Mas mau ngobrol… ” Ucap Marwan singkat“Benar khan….?” Gerutu kata hati Citra.“Ngobrol apa Mas…?” Tanya Citra.“Nanti aja ngebahasnya… Sekarang kamu buruan gih ketoiletnya…. Terlebih ketika melihat tonjolan yang ada dibalik celana kerjanya. Hihihi….”“Aaah…. “Udah berapa bulan Neng…?”“Eeh… Anu… Udah jalan empat bulan Pak…”“Waaaahh… Hebaaat….















