Selama perjalanan kehotel Nila lebih banyak diam sambil tersenyum mendengarkan obrolanku dengan bu Mita. Tanpa menunggu lagi langsung saja kusergap toketnya dan mulai bermain dengan putting susunya yang kecil dan berwarna merah muda.“Aaaahh… Oouuuhh… Ssssshh… Maaaas.. Bokep live Tanganku bergerilya lagi namun kali ini pindah kebagian dadanya, kuelus-elus toketnya yang masih mengenakan BH dengan lembut seakan takut pecah. Ok Gung??? Akibat elusan tanganku, Nila kelihatannya juga horny dan pijatan tangannya udah gak karuan berubah menjadi remasan.Berhubung aku udah horny berat, langsung saja kurebahkan Nila diranjang.“Nil… kubuka semua baju kamu yaaaa???”Tanpa menunggu jawaban Nila lagi langsung aja kubuka kaos, BH dan celana dalamnya beruntun hingga Nila sekarang sudah bugil. eh… kamu dikamar berapa Gung..?” tanya bu Mita sambil berdiri“Aku dikamar 220 bu!” sahutku sambil tersenyumGak berapa lama bu Mita kembali bersama perempuan itu dan berkata,“Agung ini kenalin…!” Kusambut tangan perempuan itu sambil menyebut namaku“Agung…” lalu wanita tersebut membalas,“Aku Nila mas…!” jawabnya sambil menundukNila ternyata sudah ganti pakaian dengan mengenakan kaos putih ketat dan celana Jeans.“Cakep juga nih cewek, bu Mita tau aja selera orang” kataku dalam hati“Yaudah Gung, kalau gitu nanti aku anter kehotel sekalian deh” kata bu Mita sambil membereskan mejanya dan mengambil kunci mobilnyaAkhirnya kita bertiga beriringan keluar dari kantor sekitar pukul 8 malam menuju kehotel tempatku menginap.















