Namun saya jadi lega karena dia berlari malah ke arah kamar. Lalu Amida masih terdiam. Bokep terbaru tanyaku menyelidik. Amida Seperti kaget melihat perlakuan qu yang agresif dan berani ini. Sedikit turun CD nya. “Enggak boleh…?” katanya sambil tersenyum manis. Matanya masih tertutup menikmati sisa-sisa kenikmatan yang ada. “Enggak usah takut, enak kok, nanti kamu rasain aja, pasti ketagihan deh..”Lalu saya tuntun tangannya untuk memegang rudal qu.“Begini ya bentuknya rudal laki-laki…” kata Amida sambil memegang dan memperhatikan. Setelah ngobrol-ngobrol saya lantas mengerjakan tugasnya dan mengajarinya berbahasa Mandarin. Sementara itu saya lalu ganti pakaian. “Amida juga heran, kenapa amida tak bisa nolak dan sulit untuk melarang.”
“Kamu pingin juga kan?” kata qu sambil tersenyum
“Ihhh……” ucap nya. Saat Amida membungkuk dan secara tak sengaja saya mengintip belahan dari payudaranya.Amida Croot..| Saya memperhatikan raut mukanya yang sekarang begitu dekat dan mencium aroma parfumnya yang bercampur sedikit keringat.“Capek kah..?” kataqu
Setelah Amida selesai menulis tugasya dan menghela nafas berat karena kelelahan. Dan menyemburlah lah spermaku.“ Jrooot…sroooot…crooootttt…srooooot…..crooootttt………”“Ahhh… Oh… Shhh… Amidaii… Ouhhh…”Amida tak kalah semangatnya. “Enggak boleh…?” katanya sambil tersenyum manis. Amida Seperti kaget melihat perlakuan qu yang agresif dan berani ini. Dia tersenyum memperhatikan qu, dan saya malah jadi salah tingkah.“Eehh.., kagak nglamun kok Amida ??,” jawab qu. Kemudian saya buka rok osisnya, dan rudal qu segera saya tempelkan pada















