Entah aku yang terlalu cerdik atau dia yang terlalu tolol. Hanya beberapa kalimat “Black Label double” pernah kuucapkan sebagai komunikasi nyata antara aku dengannya.Malam itu malam minggu. Video bokep jepang Keterlambatanku dengan selalu menyalahkan kapitalis-kapitalis rakus itu, dimaafkannya dengan mudah. Katanya mau telepon.” Langsung nyerocos tanpa titik koma. “Hanya sedikit over drive.”
“Elo sendirian?”
Kujawab dengan anggukan lemah. Seorang wanita tua berusaha berbicara denganku. Itu saja. Dicemberuti oleh si Indri. Tapi entah mengapa hatiku (Sebagian temanku bilang aku tidak punya.. Bule-bule itu minum dan tertawa, ditemani wanita mereka yang tidak kalah menggelikannya. Yang ada di otakku adalah bagaimana caranya membujuk Felly untuk mau menemaniku di tempat tidur nanti malam. Malah sebenarnya aku hanyalah Social Drinker yang hanya kebetulan agak terlalu social semalam. Dia selalu cemberut kalau aku keluar bersama cewek. Aku benar-benar tidak kuat untuk stir mobilku. Hard Rock Cafe cukup ramai. Pernah dengan setianya menemaniku beberapa tahun. Atau ia sekarang punya kepandaian mencopet?Tahu-tahu aku didudukkan di bangku kiri. Serong kiri kanan, cari di luaran. Malah sebenarnya aku hanyalah Social Drinker yang hanya kebetulan agak terlalu social semalam. Tapi mengapa setiap ketemu dengannya aku selalu merasa membutuhkannya. “Anyway, apa artinya aku ini. “OK, sambungkan..!” Entah mengapa lidahku sulit diajak kompromi kalau sudah soal Felly.










