Ting… Tong… Ting… Tong…!!“Iya sebentar.” teriak seseorang dari dalam rumah.Grreeeeeeeekkkkk…!! “Aku ke kampus cuman mau ngumpulin tugas doang.”“Ohhh..” singkatku.“Eh Bram, hari Sabtu kamu ada acara enggak?”“Emmm kayaknya gak ada sih. Bokep jepang Mikir…. Ia mengerang dan mendesah menikmati cumbuanku di area tengkuk lehernya. Apalagi sekarang malem jum’at” ujarku iseng menakutinya.PLETAK!!“Aduhh.. Tapi itu pun mungkin hanya untuk bisa mendapatkan vagina sumbing.Namun hal tersebut tidak berlaku untukku. Aku genggam erat spatula di tangan kanan, sementara tangan kiri menekan ganggang wajan. Takut aku kenapa-napa ya?” ledekku padanya.“Ya pastilah aku khawatir sama kamu Nit, Hihhhh… Nih anak di tanyain serius juga.”“Ihhh… Sweet banget sih kamu.”“Hihhhhhh….” geramnya.“Insya’allah aku gak kenapa-kenapa. Sialnya aku tidak bisa melawan. ●°●°●Nita“Niiiittt….” panggil Bram dari arah teras rumah.“Ya Bram, ada apa?” jawabku sembari menghampirinya.“Ini Bunda mau ngomong sama kamu.” ujarnya sembari memberikan Hpnya padaku.“Hallo, Assalamualaikum Bunda.” ucapku memberi salam di ujung telpon.“Waalaikum salam, sayang.” jawab bunda di ujung telpon sana.“Ada apa, Bun?” tanyaku sopan.“Tadi bunda ditelpon sama Mamamu. Jangan kebanyakan minum yang manis-manis gak baik buat kesehatan! Kuperhatikan dari ujung rambut hingga ujung kakinya.










