Berada di tengah-tengah mereka saja sudah sangat membuatku special. Bokep terbaru Aku tetap melihat perbuatan Erik tanpa berkedip sambil berlinang air mata.Erik masih melanjutkan permainannya bersama wanita cantik itu, dia menggerakkan pinggulnya maju dan mundur dengan sangat cepat. Aku pun merasa heran dan sedikit takut. Tapi, di depan kamar Erik aku berhenti. Rasa takut dan kesepian menyerang hati dan pikiranku. Dia pun menahan tanganku yang terikat dan mendekatkan bibirnya ke bibirku. “Ayo bangun, cepat mandi, pakai pakaian terbaik kalian, setelah itu kalian harus berkumpul di aula. Aku tidak diperbolehkan untuk keluar rumah selain ke sekolah tanpa dirinya.Empat bulan berlalu, rasa sayangku terhadap Erik mulai bertambah. Aku..melakukan kesalahan apa?”Tanpa banyak bicara, Erik menggeretku ke tempat tidur, mencopot dasinya dan menggunakannya untuk mengikat kedua tanganku dengan kencang. Erik melanjutkan ciumannya ke leher dan menggigitnya sedikit, remasan tangannya di payudaraku makin kuat. Aku pun merasa heran dan sedikit takut. Tubuh Erik mengejang, dan cairan deras pun mengalir dari ‘liang’ku. Setiap kali tubuh Erik menghentak, aku menjerit sekeras-kerasnya. Aku tidak akan pernah membencimu Maria..”
Pelukan Erik semakin erat. Senyuman misterius menghiasi wajahnya. Nafasnya terdengar berat penuh dengan kemarahan dan birahi. Dan itu sudah lebih dari cukup bagiku. “Hmm..kamu menyukainya bukan? Tersenyum Erik mengecup kepalaku sambil mengelusnya. Selama ini aku hanya mengenal ayah dan ibu saja. Aku lumayan capek,















