Maria. Tubuhku masih bergetar. Bokep indo pilihanku memang selalu tepat”, gumamnya.Aku memilih untuk diam. Bosan dengan posisinya, Tomo membalikkan posisi tubuhku menjadi telungkup.“Erriik..!! Dia sangat memanjakan aku. tidak ada satupun yang boleh menyentuhmu tanpa seizin-ku.”
Tomo memeluk tubuhku yang kecil dengan erat.“Ya Tomo..aku adalah milikmu. Sensasi yang tidak pernah kurasakan sebelumnya.Tomo terus berlanjut menciumku, aku bisa merasakan lidahnya memijat lidahku. Tomo melepaskan kemejanya dan celananya, masih memandangiku. Maria. Aku melihat Tomo mulai menciumi bibir wanita itu dengan penuh nafsu. Aku tidak akan pernah membencimu Maria..”Pelukan Tomo semakin erat. Dan setiba di kamar, aku memeluk Tomo sambil mengucapkan terima kasih.“Terima kasih Tomo..aku sayang sekali sama Tomo..”Tomo pun membalas pelukanku sejenak dan kemudian melepasnya, dan dia memegang kedua lenganku sambil memandangku dengan serius. Aku memekik dan mulai menangis.“Eriik!! Hanya saja, aku sudah mempersiapkan hukuman yang tepat untukmu. Tapi, tidak saat ini. Kenapa??!!”Dia melihatku dengan pandangan marah. Tersenyum Tomo mengecup kepalaku sambil mengelusnya.“Maria, kamu adalah milikku seorang.. Aku mulai sedikit meronta sambil berteriak. Tomo kembali menciumiku, kali ini dia meremas payudaraku sambil menghisapnya.“Hhh..!!”“Tidak apa-apa..kalau Tomo..tidak apa-apa.” pikirku.Aku memejamkan mataku erat-erat ketika Tomo mulai memasukkan ‘senjata’nya ke dalam diriku. Aku tidak mau bergerak juga, seolah-olah aku sengaja ingin ditemukan oleh Tomo.















