Spontan kedua kaki Winda membuka, dirinya terangsang hebat….. Beberapa saat kemudian Johan menarik tangannya dan kembali melajukan truknya menuju arah Sicincin saat macet telah berakhir. Bokep india Winda tidak kuatir lagi… Namun hatinya yang tadinya kesal, dongkol dan marah kepada Johan tanpa sadari Winda perasaannya mulai berubah. Winda berbisik pada Johan, “Da, sarawa Winda lupo, (bang pakaian dalam Winda lupa di pakai)”dengan tersenyum Johan berkata, “Bisuak lah uda anta-an, maleh bulak baliak (besok abang antarkan, malas bolak balik). Windapun menurut lantas melepas dan menyimpannya dalam kotak dan kemudian memasukan dalam tas miliknya.Sepanjang perjalanan itu Winda tidak mengenakan kacamata. Menariknya mendekat kearahnya. Winda langsung terjerembab jatuh ke atas ranjang itu diikuti tubuh lelaki dan langsung ditindih oleh tubuh besarnya yang masih lembab sehabis mandi. Tangan Johan lalu keluar dan dia kembali asyik dengan stir. Wajahnya menunduk turun mendekati wajah Winda. Winda langsung menarik tangannya dari genggaman Johan. “Ma bisa Winda pulang (mana bisa Winda pulang)..“, sambil berdiri di pintu paviliun Winda sewot menjawab.















