Boleh ga?Lama tak di bales, ‘kutelfon saja lah’ pikirku. shhh shhh” Reza mulai mendesis saat aku memasukkan tanganku ke dalam kaos yang dipakainya, kuelus, kuremas .“Copot yah” bujukku.“Heemph… hh…,” sambil menganggukTanpa menunggu lama, kulucuti kaos dan bra hitam yang dikenakannya, disusul dengan jeans skinny yang telah lolos dari pergelangan kakinya. Bokep jepang ‘nanti yaa’ katanya, kalau Aku tak salah mengartikan.Tiba saatnya sang biduan yang manis itu maju ke depan, mengambil mic lalu mulai menyanyiada brondong tua tebar-tebar pesona
sukanya daun muda, dia lupa usia
ada brondong tua, funky abis gayanya
sukanya hura-hura, happy aja maunya
brondong brondong tua, jelalatan cari mangsa
keluar masuk lubang buaya, jadi santapan wanita-wanita muda
brondong brondong tua, jelalatan cari mangsa
keluar masuk lubang buaya, jadi santapan wanita-wanita muda
ada brondong tua tebar-tebar pesona
sukanya daun muda, dia lupa usia
ada brondong tua, funky abis gayanya
sukanya hura-hura, happy aja maunya
brondong brondong tua, jelalatan cari mangsa
keluar masuk lubang buaya, jadi santapan wanita-wanita muda
brondong brondong tua, jelalatan cari mangsa
keluar masuk lubang buaya, jadi santapan wanita-wanita mudasambil menyanyi dia melirik kearahku dan menunjukku, mengajakku untuk maju ikut bernyanyi. matanya tetap menatap mataku. Kalo ayu kan buat cewek kak”“Moso?” tanyaku sambil mendekatkan wajahku“Iya,” Reza juga memajukan wajahnya, kali ini dia mulai beraniCup, kecupan, kecupan kecil, berganti lumatan, berubah jadi hisapan, lidah kami saling beradu di dalam bibir kami, Reza merangkul leherku, kupeluk dia,















