“Tapi tante ga malu punya suami kayak saya ceritanya?” kataku pura2 saja aku menolak
“Enggalah kamu tuh ganteng badannya gede lagi udah ikut aja” ajaknya
“Baiklah tante hitung-hitung dapet duit” aku menerima dengan santai. Di hari pertamaku aku merasakan banyak kesulitan. Bokep india Mall megah pusat kota. Tapi lagi banyak duit aja jadi pesen deh” enak sekali dia ngomong. Namun tubuhnya ini membuatku terus melirik. Pagi yang cerah sembari aku mengecap kopi dan bersiap. Apa ia memang mengiginkan kontol besar dalam memek tembemnya. Semua itu terisi dengan badanku yang kekar. Oh Tuhan sungguh suara yang lembut. Ia kemudian duduk di sebelahku. Keluarlah seorang satpam dan membukakan pintu. “Oh begitu ya tan. Perjalanan memakan waktu 1 jam. Aku disuruh menunggu di luar sementara dia diberi perawatan.Tadi saat dia ke resepsionis aku mendengar dia meminta perawatan dada, jari dan kulitnya. Emang gaada supir atau suami?” Tanyaku membuyarkannya yg sedang asyik
“Ada sih.. Orderan yang meminta mengantar dari perumahan elit ke mall besar di tengah kota. 5 menit kemudian, aku sampai di alamat yang dimaksud. Sudah mengantar jauh hanya dihargai sedikit. Di baliknya terlihat wanita cantik jelita yang sangat putih. Kemudian langsung aku cari cara mendaftar dan persyaratannya. Keluarlah seorang satpam dan membukakan pintu.












