Selain karena senyuman manisnya, kelembutan suaranya, juga karena penampilan, kecantikan dan sengatan bau farfumnya yang harum itu.Dalam hati kecilku mengatakan, alangkah senang dan bahagianya Nasir bisa mendapatkan istri seperti Alina ini. Video bokep jepang Apa dengan wanita di TV itu?” tanyaku memancing.“Gimana jika dengan aku? Alina tiba-tiba bangkit dari pembaringannya.“Nis, apa kamu sering nonton kaset VCD bersama istrimu?” tanya Alina dengan sedikit rendah suaranya seolah tak mau didengar orang lain.“Eng.. Kami sama-sama terdiam dan tak mampu berkata-kata apapun hingga tertidur lelap. Kadang ia loyo sebelum kami apa-apa. Bukankah begitu Lin..?” kata Nasir seolah cari dukungan dari istrinya dan waktunya siap digunakan khusus untukku.“Ok, kalau gitu aku akan utarakan sedikit tentang kehidupan rumah tanggaku, yang sangat bertolak belakang dengan kehidupan rumah tangga kalian” ucapanku sambil memperbaiki dudukku di atas kursi empuk itu.“Maaf jika terpaksa kuungkapkan secara terus terang. Tidak ada masalah apa-apa kok. Layar TV sudah berwarna biru karena pergumulan filmnya sejak tadi selesai.Aku lihat jam dinding menunjukkan pukul 12.00 malam tanpa terasa kami bermain kurang lebih 3 jam. Aku tidak mampu lagi berpikir apa-apa, melainkan menerima apa adanya malam itu.Aku tidak akan mungkin mampu menolak dan mengecewakannya, apalagi aku sangat menginginkannya, karena telah beberapa bulan aku tidak melakukan sex dengan istriku.















