Hari ini aku melakukan rapat internal perusahaan dengan beberapa staf terkait dengan evaluasi pegawai. “Saya di Bandung, Silvi. Bokep indo Kubalas pesannya dan memberitahukan nomor kamar. enak banget.. Sungguh putih dan mulus tanpa cacat, dengan bulu-bulu halus menghiasi tangan dan beberapa bagian tubuhnya. enak ya pak?” ujarnya sambil melirik manja kepadaku.“Enak banget Silvi… kamu jago ya…” aku memujinya.“Kan bapak yang ngajarin..” ujarnya menggodaku.“Bapak juga hebat banget.. sshhh..sshhh.. Iapun mencapai puncak kenikmatan yang kedua kalinya. teriaknya keras.Lidahku semakin liar menjilat, menggigit dan menghisap klitorisnya. Mulutnya mulai meracau dan berteriak-teriak. Sambil tengkurap kulirik cermin yang ada di samping tempat tidur. Kepalanya naik turun dengan ritme yang teratur sambil sesekali tersenyum menatap wajahku. ia mulai menjerit penuh kenikmatan.Kuangkat kedua kakinya agar lebih leluasa menghujamkan penisku. Pelan-pelan kubuka celana dalamnya sehingga vaginanya yang bersih berada di depan wajahku.Ooohh sssshh.. sshhh..sshhh.. aku kalah 2-1 nih..” ia balik memujiku.Tubuhku terasa lemas setelah melewati permainan cinta yang dahsyat ini. Gak kemaleman pulangnya? tanyaku sambil menikmati.Iya pak.. Pikiran nakal mulai berputar dalam kepalaku. aaahhhh ia terus merengek.Tapi gak ada kondom Silvi, gimana dong? Tak lama kudengar ketukan di pintu kamarku, ternyata ia telah sampai di hotel.sambil duduk di sofa kita mengobrol santai menanyakan kabar masing-masing.















