Kalo ayu kan buat cewek kak”“Moso?” tanyaku sambil mendekatkan wajahku“Iya,” Reza juga memajukan wajahnya, kali ini dia mulai beraniCup, kecupan, kecupan kecil, berganti lumatan, berubah jadi hisapan, lidah kami saling beradu di dalam bibir kami, Reza merangkul leherku, kupeluk dia, kuusap punggungnya. JAM 2 SIANG. Bokep live . Kan ga kliatan, hehe”“Yaudah yuk ah pulang dulu, udah sore kak,” ajak Reza buru buru.“Oke oke,” Aku mengiyakanKulajukan mobil ku ke arah Genuk, ke rumah Reza. Ooooh……! Membuatnya terlarut dalam kenikmatan yang tiada tara. Membuatnya terlarut dalam kenikmatan yang tiada tara. Intinya aku meminta untuk semua warga untuk datang ke lapangan, Desa Karanganyar, 14 Mei, jam 2 siang.*****
Tiba saat hari H kampanye kedua Ayahku, jujur saja saat ini aku harap harap cemas, karena sebelumnya saat kampanye pertama yang di handle oleh Ibuku sekitar 2000 orang hadir, mengubah tempat acara kampanye berlangsung menjadi merah, dengan logo banteng di dalam lingkaran.Sudah dari jam 10 pagi Aku berada di lapangan desa karanganyar, mengawasi keamanan serta perlengkapan untuk aksi kampanye nanti. Kulihat layar handphone ku,Dari : Reza Biduan
Isi : maaf baru bales, ini baru sampe rumah, tadi lagi di jalan pulang sama yang lain.Dan, yes, kubalas smsnya, akhirnya kami pun smsan sampe larut malam. Tugasku sebenarnya tidak sulit, hanya ikut memantau tim sukses Ayahku bekerja sebagaimana mestinya.















