Ku ambil tisu, ku bersihkan memek Vera dari darah perawan dan spermaku.Aku beranjak ke kamar mandi, membersihkan sisa2 darah perawan Vera.Ira mengikutiku,Ira menyabuni penisku hingga bersih.Mendapat rangsangan2 lagi penisku langsung berdiri tegak.Melihat keadaan itu tidak disia-siakan Ira, Ira kembali mengulum batang penisku, aku hanya bisa mendesis keenakan.Dalam guyuran shower aku jilati teteknya, sementara tanganku gerilya didaerah pangkal paha.Ira mendesah, badannya semakin bergetar.Sesekali melenguh dengan kata-kata tidak jelas. Bokep terbaru Dengan perjuangan berat akhirnya, bles kepala burung masuk kesarangnya. Kita cari tempat yg agak landai dan terlindung dulu,Iwan ama Rudy buat api unggun, kita bermalam, besok pagi kita turun.”
“Vera satu sleeping bag ama aku, biar panas tubuhnya cepet balik” kataku
“Kok ama cowok, kan bukan muhrim” protes Santi. “Kamu yakin Ver, kamu kan masih Virgin”
“Aku kan yang ngajak mas, aku yang pengin.Aku pengin ngrasain burung masuk memek.Mas gak usah takut, aku nggak minta tanggung jawab mas.Mas tinggal pilih, mau atau tidak.Please give me your cock.”Vera merajuk. “Masss …eennnnakkkkk, geliiii…. “Toloooooooongg, kami tersesat”suara cewek terdengar lagi menggema. Dengan perjuangan berat akhirnya, bles kepala burung masuk kesarangnya. “An, kamu denger nggak?” bisik Jack kepadaku. “Mas, enak bener.Tapi burung mas belum masuk ke memek..”kata Vera merajuk. “Kalo langsung pulang mungkin sampai rumah jam 9-10 malem ni, gimana?” Santi bingung. “Tenang Ir, aku masih kuat kok.””Istirahat sebentar ya”Kulihat Vera










