Aku dan Mama Lastri segera membawa Niken ke RS, menunggu beberapa jam sebelum Niken diputuskan untuk operasi Cesar.Usai operasi, Niken diputuskan harus rawat inap tiga malam, Mama Lastri tentu saja minta diantar pulang. Selain itu ibu mertuaku juga tidak pelit dalam berbagi pemandangan indah selangkangannya. Bokep indo enak mana memek Mama sama memek Niken?” tanyanya bangga.“Eh… enakan punya Mama..”, jawabku jujur.“Kalau gitu, kapan Mama butuh, kamu siap ya…”, Mama Lastri meminta atau memerintahku, tidak ada bedanya.Tapi aku mengangguk setuju. Kehadiranku yang tiba-tiba membuat dua insan telanjang yang sedang ML itu terhenyak kaget. entot terus Tante ya…. Seperti perintah yang lain, aku menurutinya. Aku bangun dari sofa dan menghadap pantat besar nan montok yang kuimpikan itu.“Plok…plok…”, aku menampar bongkahan pantat besar itu dengan gemas dan nafsu, kemudian meremasnya.“Ehh… nakal kamua ya… ayo masukin kontolmu… ,” pinta Mama Lastri,”Ada dua lubang di situ… silahkan kamu pilih yang mana, he3x….”.“Saya pilih yang ini dong Ma…, blesss…..”, penisku menghujam vaginanya dari belakang.“Okhhh… “, Mama Lastri menjerit merasakan penuhnya liang vagina oleh batang penisku.Sejenak kemudian aku sudah asyik masyuk dengan vagina nikmat ibu mertuaku, mengocoknya sambil meremas panta besarnya. Kedua paha yang tadinya dia himpit untuk menutupi selangkangannya, dengan perlahan dia buka.“wow…”, seruku penuh nafsu melihat bukit selangkangan Mama Lastri yang montok dengan jembut yang hanya disisakan di















