Perkataan Rara seperti menghapus keraguanku entah kemana. makin aneh !Sesampainya di tempat hiburan malam tersebut, aku memarkir mobilku. Bokep terbaru lanjutku.“Jadi mau..” kata rara dengan muka pengen. Tapi coba liat sekarang, tiba-tiba dateng ke bandung, mabok, trus nginep di tempat cowok lagi” kataku.Rara cuma terdiam sambil memandangi cincin yang dipakai di jari manisnya. Brengsek semua” kata Rara sambil mengubah posisi yang awalnya menghadapku menjadi menghadap keatas. “Udah, pake beberapa gelas bir” jawabnya sambil ketawa. Kemudian aku bersiap-siap mengeluarkan mobil untuk menjemput Rara.Dalam perjalanan pikirannku penuh dengan pertanyaan. Shit, ternyata Rara tidak pakai bra, pantas saja tadi waktu payudaranya aku remas dari luar terasa kenya sekali.Saat aku mengelus-elus punggungnya, aku elus juga bagian samping tubuhnya sehingga panggkal payudara ikut terelus. “Tuh di ruang tamu, aku punya kasur cadangan kok” jawabku.“Kamu dah makan malem ?” tanyaku. Aku melihat sekeliling, memang sih beberapa security dan pengunjung yang baru datang memperhatikan kita dengan tatapan aneh. Dia mo mutusin tunangan kita. Sekarang aku menjilati pentil payudara kanannya. Dengan jari tengahku aku mencari klentitnya, kemudian aku usap perlahan. “Bukan disitu” kata Rara lagi sambil menutup mata dan memajukan bibirnya.Wah si Rara bener-bener menguji imanku. Aku juga gak tega melihatnya akhirnya aku cabut penisku. Sepertinya Rara sangat menikmati elusanku, kemudian dia memagang tanganku dan mengarahkan tanganku agar meremas-remas payudaranya.










