“
“Kecroooottttt……”
Gerakan-gerakan brutal itu mendadak berhenti,“Wahhh, sepertinya giliran kita nih…! “Lohhh, Pak Dede koq malah diam?? Bokep indo Mampus aku !! Crrrtt.. Aku menelan ludah ketika merasakan cup bra-ku ditarik turun, yang kiri dan yang kanan. “Jam 12 lebih….dikit….,”Aku menjawab sambil kembali menundukkan wajahku.. “ADUHHHH…, Gimana sihh, julurin nggak !!! Pandangan matanya terasa lebih jernih, nafasnya memburu dengan lebih kencang, begitu lepas, dan liar berdengusan. “Aduhhh…, sabar Viiii, sabarrrr…..!!”
“Auhhhh….!! Setelah membantu menopang tungkai lutut kanan Anita, pak Dede dan Pak Ahmad berlomba marathon merojok-rojokkan batang kemaluan mereka dengan kasar. Plakkkk…!!!” Pak Ahmad kembali menampar wajah gadis itu kemudian menjambak-jambak rambut Anita. Plokkkk… Plokkkkk.. Aku tertunduk malu sambil tersenyum kecil, pasti Vivi mau minta sesuatu, aku hanya dapat memandangi punggung Reina dan Farida yang menjauh,
“Ohh.., Tolong aku….Faa, Rei, jangan tinggalkan Aku T_T”Aku berteriak dalam hati,Vivi Pasti akan melahapku habis-habisan. Itulah sepenggalan rapat penting empat gadis cantik di rumah Vivi.****************************** *
Pagi hari…tepatnya Hari Senin pagi.Aku berlari-lari kecil dengan sekantung buah-buahan, mangga, kedongdong, jambu, bangkoang lengkap dengan garam dan serbuk cabe, cemilan favourit empat gadis cantik, bayangkan betapa baiknya aku, di pagi hari berlari-lari membawakan buah-buahan untuk teman-temanku.















