Dia mengharap bahwa hubungan kami tetap berlanjut, dan dia juga mengundangku untuk mengunjunginya di Taiwan. Aku menekan kakiku di punggungnya, menarik rambutnya dan mengerang. Bokep live Hari ini sudah hampir 2 minggu sejak cebit berakhir. Sesekali kami saling berciuman. Saat itu hatiku trenyuh, apalagi setelah sekian lama tidak ada orang yang memperhatikanku, akhirnya aku menyuruh dia tinggal untuk makan bersamaku di kantorku. Kemudian dia membaringkan diri karena lelah, aku pun mulai mengambil kendali. Dengan tertawa aku berkata bahwa aku tidak marah, karena tidak ada alasan untuk itu.Tetapi aku tidak memberikan langsung nomor teleponku, aku hanya memberitahu bahwa aku bekerja di salah satu stand di salah satu hall. Yah, beberapa orang bertampang Asia sedang berbicara Indonesia. Andre mengantarku ke kamarku, di depan pintu dia hanya menatapku tanpa bicara apa pun.Dari matanya aku tahu apa dia ingin ngesek. Seakan kami tidak rela waktu kembali bergulir, hingga tiba saatnya Andre untuk pulang ke hotelnya.Tapi malam itu aku tidur dengan berjuta mimpi baru. Aku dengan ringan bisa menceritakan semua permasalahanku, tentang kesepianku, tentang sekolahku, tentang mama dan papa tiriku. Sebuah perusahaan webdesign membutuhkanku sebagai assisten dalam bidang keuangan dan pemasaran.










