Diana merasa di telanjangi dan merasa pikirannya kosong dengan kemampuan Karno membawa emosi Diana kearah pemberontakan diri.Dengan sedikit menggeser duduknya kesamping Diana, Karno dengan leluasa memegang jari Diana yang ketika itu terpaku, sambil berkata,“Dek Diana nggak usah khawatir, serahkan masalah adek itu pada saya” bujuk Karno sambil merangkul bahu Diana.Diana menurut seakan dia mendapat tempat perlindungan ketika itu. Bokep jepang Dirumah saja” jawab Diana seakan memberi peluang pada Karno untuk datang esok malam.Malam yang dijanjikan itu tiba, dengan menumpang taksi Karno sampai dirumah Diana.“Malam Bu…” sapa Karno.“Ooo masuk pak. Setelah oknum itu dan Sapak sepakat menyelesaikan masalah itu esok harinya di rumah Sapak, lalu masing2 masuk ke mobilnya dan melaju untuk pulang.Minggu pagi itu seperti yang di sepakati, oknum itu datang kerumah Sapak dan diterima Sapak dengan baik. Sapak menempati posisi yang amat menentukan di perusahaannya dan tak heran dia sering di tugaskan keluar daerah untuk melakukan ekspansi perusahaan tersebut.Malam minggu hari ini seperti malam minggu biasanya, Sapak dan Diana keluar rumah untuk menghilangkan penat selama dalam pekerjaannya. Sementara Diana memegang erat lengan Karno dan keringatnya mengucur deras dari kulitnya yang putih mulus itu. Diana yang merasa setiap sendi tulangnya lemas dan lunglai ketika itu diam saja.















