Tapi kini mereka sudah mendapatkan tubuhku berkat bantuan wali kelasku yang bejat ini. Karena bapak takut kamu menyebarkan ke teman lain, bapak terpaksa membungkam mulut kamu dengan mengatur kejadian ini”, kata pak Edy tanpa merasa bersalah.Aku makin muak pada wali kelasku ini. Bokep indo viral Aku makin tertegun melihat Vera juga terlihat asyik mengoral penis dari seorang lagi yang berdiri di sampingnya. Dalam perjalanan menuju ke kelas, aku berpikir keras, apa yang harus aku lakukan. “Eliza… aku juga ingin kamu…”, guman Jenny.Kemudian dengan bernafsu Jenny melucuti sabuk yang mengikat rok seragamku di pinggangku, dan dengan cekatan ia sudah melorotkan rok seragamku. Entah apa kalaupun kemudian aku yang menyerahkan diriku, apakah Jenny pasti dibiarkan lolos? Selagi Dedi terus memompa liang vaginaku dengan bersemangat, aku mengulum penis Pandu, menjilat seluruh permukaan kulit penis yang sudah mulai mengecil perlahan ini, dan menyeruput semua sisa sperma yang masih belepotan di sana. Aku memasuki ruangan pak Edy dengan perasaan kalut.“Silakan duduk Eliza”, kata pak Edy sok ramah.Aku hanya mengangguk, malas menjawab wali kelasku yang bejat ini. Aku berjalan ke tempat duduk sambil melamun.Ketika aku sudah duduk di sebelah Jenny, aku dikagetkan oleh cubitan Jenny.“Eliza.. Ia menggigil keenakan, dan setelah ia mengeluarkan suara seperti sedang disembelih, baru aku melepaskan cucupanku pada kepala penisnya.Pandu langsung roboh ke lantai, ia merintih dan















