Sedikit banyak jiwa pemberontakanku mulai nampak. Gila, betapa terkejutnya aku mendapat jawaban itu.Namun aku berusaha mengendalikan kegundahanku, aku tidak perduli dengan perasaanku, toh aku mendapat imbalan jasa yang sangat besar dari mereka saat menjadi gigolo pemuas nafsu. Bokep india Aku merasa tertantang untuk mengimbanginya. Kami pun berteman baik.Namun di balik kebanggaanku bergaul dengannya, disitulah aku langkahkan kaki ke jalan yang salah untuk melangkah. Namun aku memiliki langganan yang mengaku sangat terkesan dengan pelayananku.Dia seorang dokter di Jakarta. Kenakalanku tidak itu saja, melalui Tony pula aku diperkenalkan dengan seorang tante-tante yang umurnya kutaksir 35 tahun.Sebut saja namanya Tante Mia. Kulihat lama-kelamaan dia pun seakan menunjukkan sikap yang cocok berteman denganku. Aku bersikeras dengan keinginanku, meskipun pada awalnya kedua orangtua berusaha keras menolak. Aku pun seakan dimanjakan oleh mereka dengan limpahan uang yang datangnya bagaikan air yang mengalir. Perkenalanku terjadi saat di suatu sore tiba-tiba HP-ku berdering. Kehidupanku yang gelamor dan banyak uang, seakan memuluskan jalan untuk berbuat seenaknya.Dari mulai minum-minum di beberapa cafe ataupun bar, menghisap ‘gele’ sampai ‘putaw’. Lambat laun, aku terbawa arus nakal Tony dan beberapa temannya. Tak pelak sebagai lelaki normal, semua itu mengundang birahiku.Rasanya klop sudah, saat dia menawarkanku untuk menginap di hotel dimana dia telah booking kamar.















