Tetapi beruntungnya aku keluarga dari pihak istriku tidak mempersoalkannya.Waktu menunjukkan pukul 5 sore, akhirnya resepsi pernikahanku selesai. Bokep live “Glek..” Akhirnya kami pun meminumnya sampai habis walaupun di lidah terasa aneh.Tak terasa kami ngobrol hingga pukul 8 malam, aku dan Fani pun pamit kepada ibu mertua dan kakak iparku untuk masuk ke kamar peraduanku.“Akhirnya tinggal kita berdua sayang” kataku kepada istriku. Tapi paras yang cantik, tubuh yang aduhai serta kulit yang putih bersih khas mojang priangan. ooougghhhhyyttt….”teh lilis berkata lirih… kembali ku pelankan genjotanku.. “Ooohhhh acennnggg….” kicaunya.. “Lho kok malah disini sih dik Aceng? Akhirnya hari ini di usiaku yang ke 27 tahun aku menikah dengan Fani, yang telah kupacari 3 tahun lamanya. pelan2 kumasukan kontol SNI ini ke memeknya yg basah itu.. wah semuanya mirip dengan istriku ternyata, putih, montok, tokbrut pula walau rada kendur. Dibukalah celana pendek yg ku kenakan. Ku lihat istriku tertidur pulas, ku kecup lembut keningnya dan aku pun tidur memeluknya.Keesokan harinya pelajaran seks ku kembali dimulai setelah kuyakin istriku tertidur pulas hingga tiga hari. Pikiranku kini hanya terfokus untuk belajar seks dengan kakak iparku.















