Aku terdiam mematung. Belum aku menjawabnya, tangannya sudah menyusup ke dalam bajuku mengusap paha luarku. Video bokep jepang Penggaris aku siapkan dan aku masukkan pada buku status pasien.Seperti biasa, pagi pagi jam 5.00 aku siap memandikan Jack. (Percakapan kami untuk seterusnya langsung aku terjemahkan dalam bahasa Indonesia).“Saya merasa segar, tapi kadang-kadang masih sakit”. Tubuhnya timggi besar, kulitnya hitam, tapi kelihatan terawat tubuhnya. Pasien yang bernama Jack ini hanya bisa berkomunikasi dengan bahasa Inggris dengan dialek Afrika. Jack melirikku meminta persetujuan. Dengan nada bergetar, dia memintaku untuk mencium, sambil menunjuk kemaluanku.Aku bingung untuk menolaknya, takut tersinggung, kalap dan marah. Dan kali ini dia sudah bangun dan sudah semakin sehat. Aku ditunjuk oleh dokter kepala untuk merawatnya karena dari semua perawat senior hanya aku yang mampu berkomunikasi dengan bahasa Inggris. Aku balas dengan anggukan dan senyuman.Diraihnya wajahku dan diciumnya pipiku dan kali ini bibirku dikecupnya, walaupun hanya ujung bibirku dan hanya sesaat. Selama minggu pertama tugasku tidak begitu banyak, hanya mencek selang infus, mengamati suhu tubuhnya, denyut dan tekanan jantungnya serta menyibin dengan pispot untuk buang air.Pada minggu kedua selang mulai dilepas, tugasku bertambah menyuapinya bubur sumsum cair dan membersihkan tubuhnya dengan memandikannya. Tubuhnya timggi besar, kulitnya hitam, tapi kelihatan terawat tubuhnya.















