Binabayo Sa Pwet Ng Kawal Ang Dalagang Malibog

Kakiku sampai lemas dan rasanya aku benar-benar tidak kuat untuk berdiri lebih lama. “Baru mau mandi juga” tanyaku sambil menutupi kontolku yang lagi ngaceng berat. Bokep jepang “Yeah..?”
“Fuck it, please.. arghh. AGRHH..!”. Bulu-bulu disekitar biji dan pangkal batang kontolnya menggelitik hidungku, sehingga dapat kucium bau aroma maskulinnya. mmh.. yea.. Chad, arghh..”, kataku sambil tersengal-sengal. Dengan kaos ketatnya, Chad tak dapat menyembunyikan betapa besar dan bidang otot dadanya. Digosok-gosokannya mendekati lubang pantatku. Sesekali dia sengaja megeluarkan kepala kontolnya kemudian memasukannya kembali, solah-olah memulai kembali dari awal. Aku benar-benar menikmatinya. Kepala kontolnya besar seperti topi baja, ujungnya agak bulat dan garisan sunat dileher kepalanya begitu tegas. Aku semakin meremas kepala kontolku, sampai benar-benar ngaceng luar biasa. “Tapi Chad, gue belum pernah..”
“Tenang aja Ric, aku pelan-pelan kok. Putih, kental dengan aroma yang begitu masculine.“Mhh.. Chad, punya lu kan gede..”
“Rilex aja.., ke bangku yang disana yuk!”, Chad mengarahkan mataku ke bangku panjang yang ada didekat ruang ganti. Lu mau jadi boyfriend gue?”, tanyanya. Digosok-gosokannya mendekati lubang pantatku. arghh..”
“Arghh.., terus Chad, masukin yang dalam..”, pintaku. arghh. Dan sambil memegang pahaku Chad memompa anusku dengan begitu bersemangat, sesekali dia memukul pantatku. “Well Chad, malam ini sepertinya gue nggak pengen berakhir.. Ditekannya kontolnya keanusku, sesekali digesek-gesekannya. I’m fucking your beautiful ass..”
“Aghh.. Bibirnya menjepit batangku dengan begitu kuat.

Binabayo Sa Pwet Ng Kawal Ang Dalagang Malibog