Obrolan kami tidak intens yang dalam satu waktu bisa bahas banyak hal, terlebih dia tipe orang yang pendiam dan tidak banyak omong, jadi kami saling membalas dengan jeda sehari atau setengah hari tergantung kapan masing-masing dari kami buka aplikasinya. hhehe..”, tanyaku penasaran
“hehe.. Bokep indo Setelah itu, kami berbincang sedikit tentang hal lain, sambil sesekali membahas kapan ketemu yang memang tidak bisa ku jawab, ya..karena pacarku tipe satpam yang harus selalu tau sedang apa, dimana, dan dengan siapa, hehehe tapi mungkin dia seperti itu karena tidak mau kehilangan.Setelah selesai mengobrol via video call, aku segera pergi ke kamar mandi untuk menghapus makeup dan bersih-bersih, lalu kembali ke kamar dan mengambil bantal untuk segera tidur. serius? Teringat permintaan Hendy tadi, aku jadi ingin bertanya kepadanya, kuambil HP dan kuberanikan untuk bertanya,“Dy… aku mau tanya sama kamu..”Dalam hitungan menit dia membalas, “Tanya apa chel?”“Emang kamu beneran mau liat punyaku? Anehnya yang paling buatku tidak percaya, dia bilang kalau dia gak suka musik, “hah? sedangkan aku, jangankan baca begituan, baca novelpun bosenan, novel Dilan 1991 pun baru setengahnya aku baca dan gak dilanjut. Aku saat itu dalam kondisi memakai bra warna abu-abu dengan renda hijau tosca yang mana cupnya tidak sepenuhnya menutupi payudaraku, sehingga Hendy dapat melihat belahan dada dan sebagian kecil payudaraku.*Ilustrasi*
[HIDE][/HIDE]“Buka lagi….”, dengan nada pelan















