Setelah berkenalan dengan kedua orang tuanya dan terlibat obrolan yang panjang, akhirnya aku tahu kalau Ananda adalah anak semata wayang di keluarganya. Video bokep jepang “Tangan atau, kamu yang terpesona oleh kecantikannya” sindir Dina. “Sudah malam nih, ntar Papa dan Mama kamu gelisah menunggumu” terangku lagi. Di dalam taxi aku terdiam sambil melamunkan kejadian yang barusan aku alami. Setelah kepergian Papa dan Mamanya, kembali kita melanjuntukan obrolan yang tertunda sesaat. “Baiklah, asal nanti pulangnya Adietya yang nganterin!” tegas papanya. “Banyak cerita di kampus yang mengatakan, kalau kamu orangnya cukup lembut setiap menghadapi cewek” tambahnya lagi. “Boleh-boleh… Lagian aku sendirian kok” sahuntuku meyakinkan. Seketika pandangan Ananda bersama kedua orang tuanya tertuju ke panggung. “Semua itu benar adanya, apalagi dengan kamu memberikan sebuah lagu romantis buat diriku saat malam tadi” dengan lembut Ananda mengatakan itu. Seminggu setelah pertemuanku dengan Ananda di cafetaria. Boleh nggak kita gabung duduknya?” tanya Dina sambil tersenyum. Di saat break aku pergunakan waktu yang ada untuk menemui Ananda bersama ke dua orang tuanya. Dengan mantap, kembali aku menyampaikan pesan khusus. Boleh nggak kita gabung duduknya?” tanya Dina sambil tersenyum. “Aku sudah banyak menceritakan tentang dirimu kepada Papa dan Mama, makanya mereka percaya kalau aku pulangnya bersama kamu” terang Ananda meyakinkan aku.















