tak apalah masih banyak waktu. ayo ngomong liat apa semalem mbak diah langsung menyerangku begitu aku muali menyantap makanan, aku hanya senyum senyum sambil ayik menghabiskan makanan ku.cepetan dong, ntar mas anto keburu pulang pintanya memelas.Akhirnya aku pun menceritakan apa yang kulihat, termasuk mengetahui siapa adanya lelaki pemilik sandal. Bokep terbaru mbak aku keluar aku bermaksud mencabut penisku tapi dia menahanku. Nitip doong
boleh, tapi ntar ya abis masak, tapi jagain Endah ya
Siip katakuAku pun mengambil alih endah dari mbak Diah, aku setelkan dia lagu anak anak dari DVD portable ku maka endah pun bernyanyi nyanyi sendiri di kamarku. Aku bersemangat bangun dan langsung menuju lorong belakang aku berharap ketemu mbak Diah dibelakang, tapi aku harus kecewa. Nggak tahu kenapa aku sering cari kesempatan untuk bertemu muka biar kecipratan senyum manisnya. Iya mbak, mas Anto masih tidur? sudah puas melihat ini katanya sambil menunjuk ke arah dadanyamungkin aku harus memegangnya gurauku sambil mendekat. Pada ketukan kedua aku mendengar langkah kaki mendekati pintu. udah bangun ya Sapa mbak diah ramah seperti biasanya. Dia taruh telunjuknya di atas bibir.Nanti aja diomongin bisiknya lagi
Siip kataku sambil mengangkat jempol.Aku memulai hayalanku ditempat tidur dengan perasaan menang, yakin akan mendapat sesuatu.















