Mataku sempat melirik sebuah foto pernikahan di dinding dengan tulisan dibawahnya: Yuni & Adi. Kukecup keningnya, selanjutnya aku beranjak menuju kamar Zahra dan Nadia. Bokep indo viral Kok kuperhatikan akhir-akhir ini mas banyak diam”“Iya, ngggak apa-apa kok,”“Syukurlah kalau begitu mas” Yuni ikut naik ke ranjang sambil menyelimuti tubuhku dengan selimut yang lembut dan wangi. Oh ya pa, mulai nanti malam mama ada dinas luar kota selama 1 minggu, baik-baik ya di rumah “Aku pun mengangguk serta beranjak turun untuk sarapan. “Pa… sarapan sama Farhan ya, mama ada meeting pagi-pagi, nggak sempet sarapan. Kamu ingat tidak saat kita keluarga besar bertemu, Yuni dan Rosa sering salah mengira aku adalah kamu dan sebaliknya kamu dikira aku.”“Bener juga ya Bim, selain papa mama, istri-istri dan anak-anak kita masih sering keliru, karena wajah, suara, postur dan perangai kita memang bener-bener susah dibedakan, terusss… maksud kamu apa Bim?” tanyaku tak sabar. Roman muka yang begitu gembira ketika Yuni melihat suaminya membelikan setengah lusin Lingerie seksi pengganti daster batiknya yang lusuh. Meski baru sehari aku tidak merasakannya, serasa setahun aku tidak menikmati masakan lezat itu.Ku lihat bola matanya lebih dalam, kulihat sorot mata kelelahan. Masih teringat ekspresi para tamu undangan yang tersenyum-senyum menyaksikan dua pasang pengantin dengan mempelai pria kembar identik.















