Gak lama dia keluar kamar mandi telpon berdering, sesampai dekat telpon ternyata Ibu mertuaku sudah mengangkatnya, dari belakang kulihat bentuk pangkal pahanya sampai ke bawah kakinya begitu bersih tanpa ada bekas goresan sedikitpun.Aku tertegun diam melihat kaki Ibu mertuaku, dalam hati berpikir “Kok, udah tua begini masih mulus aja ya..?”.Aku terhentak kaget begitu Ibu mertuaku menaruh gagang telpon, dan aku langsung berhambur masuk kamar, ambil handuk dan mandi. Aku kembali diam tertegun menatap keseluruhan bentuk tubuh Ibu mertuaku. Bokep india mmh, heh..” suara Ibu mertuaku menjawabku.Gerakan kepala Ibu mertuaku masih pelan dan teratur. Lho Ibu sendiri gimana” tanyaku kembali. Lagi enak-enaknya mencari tiba-tiba Ibu mertuaku kembali teriak dan melompat kearahku, ternyata tikusnya ada di atas kasur. soalnya Ibu dengar suara tikusnya ada dua” tegas Ibu mertuaku. Sampai di rumah aku langsung mandi, membuat kopi dan duduk di pinggir kolam ikan. ahhk.. masuk sudah seluruh batangku ditelan vagina Ibu mertuaku. “Iya, emang Ibu mau mandi lagi”? uh, nikmat banget ya..!” kata Ibu mertuaku.Dengan gerakan seperti itu tak lepas kuremas payudaranya dengan pelan sesekali kucium dan kujilat.















