Asisten Cantik Bule Yang Montok Dan Memikat

Kebasahan yg dikelilingi rambut-rambut ikal yg menyelip dari kiri kanan G-stringnya. “Kamu pandai memanjakanku, Thomas. Bokep live Ternyata betisnya yg berwarna gading itu mulus tanpa rambut halus. Apakah dugaanku salah?” Aku terdiam sejenak sambil tersenyum untuk menyembunyikan jantungku yg tiba-tiba berdebar.“Thomas, salahkah dugaanku?”“Hmm.., ya, benar Mbak,” jawabku mengaku, jujur. Sebab sangat dekat, walau tersembunyi, dgn jelas bisa kulihat baygan bibir kewanitaannya. “Kunci dulu pintu itu,” katanya sambil menunjuk pintu ruang kerjanya. Aku menengadah. Bu Tiara tersenyum sambil menatap mataku.“Mengapa?” Aku membisu. Pahanya menjepit leherku sehingga aku tak bisa bergerak. Terawat.Ketika aku terlena menatap kakinya, tiba-tiba aku dikejutkan oleh pertanyaan Bu Tiara..“Thomas, aku merasa bahwa kamu sering melirik ke arah betisku. Aku sudah tak bisa berpikir waras. Mbak Tiara mengangguk. Serta ketika hanya berjarak kira-kira selebar telapak tangan dari pangkal pahanya, kecupan-kecupanku berubah menjadi ciuman yg panas serta basah.Sekarang hidungku sangat dekat dgn segitiga yg menutupi pangkal pahanya. Sambil melepaskan sepatu itu. Sejenak aku berhenti menjilat-jilat sisa-sisa cairan di permukaan kewanitaannya.“Aku puas sekali, Thomas,” katanya.

Asisten Cantik Bule Yang Montok Dan Memikat